Edisi Rabu, 4 April 2007
Medan, (Analisa)
Dari 14 ribu jumlah terumbu karang yang terdapat di lokasi bencana gempa dan tsunami, salah satunya di Pulau Nias, 30 persen di antaranya mengalami rusak berat, 40 persen mengalami rusak ringan dan sisanya sebesar 30 persen masih utuh.
Dengan kondisi tersebut, saat ini pihak Departemen Perikanan dan Kelautan sedang melakukan perbaikan-perbaikan [...]
Selasa, 03 April 2007, Kompas
Khaerudin
Sili’aro Lawölö hanya tersenyum dan tak mau menjawab saat ditanya apakah dulu ikut-ikutan warga dusun lainnya menyamun di pinggir hutan batas kampung. Namun, ia bisa bertutur rinci ihwal kebiasaan sebagian warga dusun merampok pendatang yang mencoba masuk kampungnya.
Menurut dia, tak jarang perampok ini bertindak keji. Kalau niatnya membunuh, para perampok tetap [...]
Minggu, 01 April 2007 – 20:31 wib
Laporan Wartawan Kompas Khaerudin
GUNUNGSITOLI, KOMPAS – Konservasi terumbu karang di Kepulauan Nias, termasuk di wilayah Pulau-pulau Batu butuh perhatian serius pemerintah. Terumbu karang di Kepulauan Nias terancam rusak oleh pengeboman ikan besar-besaran dan penangkapan ikan oleh kapal-kapal nelayan asing secara membabi buta menggunakan pukat harimau.
Di beberapa wilayah, Tanjung Turelosu [...]
6 Maret 2007, – Gunungsitoli, (Analisa)
Tim Asian Development Bank (ADB) Bangladesh, meminta Pemkab Nias melalui dinas terkait, utamanya Dinas Kelautan dan Perikanan Nias, agar dapat mendorong Lembaga Pengelola Sumber Daya Terumbu Karang (LPSTK) yang sedang terbentuk agar masyarakat pesisir mendapatkan hasil positif dan dapat memanfaatkan terumbu karang lebih maju dan mandiri.
“Sangat diharapkan komitmen yang kuat [...]