Korban Gempa Nias Dihantui Tagihan Bank

→  November 2nd, 2007  →  Nias in News

Laporan Wartawan Kompas Khaerudin
MEDAN, KOMPAS – Selamat dari gempa bumi yang mengguncang Pulau Nias hampir tiga tahun silam, tak membuat ratusan korban yang selamat merasa tenang hingga sekarang. Mereka kini justru dihantui tagihan dari bank-bank pemerintah karena utang mereka belum diputihkan, sementara harta benda dan usaha mereka telah hancur akibat gempa.

Comments Off

Gelombang Laut Tinggi, Harga Kebutuhan Pokok di Nias Naik Drastis

→  October 26th, 2007  →  Nias in News

Gunungsitoli (SIB-25 Okt 2007)
Akibat cuaca buruk sejak Minggu (21/10) sampai Rabu (24/10) di Pantai Barat Sumatera kapal penumpang maupun kapal barang dari Pelabuhan Sibolga menuju Pelabuhan Gunungsitoli gagal menyeberang karena gelombang laut yang mencapai 3 meter tingginya.
Hal itu dikatakan Humas Pelindo I Cabang Gunungsitoli, H.Yusuf Caniaogo kepada wartawan yang dihubungi melalui telepon selulernya, Rabu (24/10).

Comments Off

Harga Bahan Bangunan dan Sembako di Nias Selatan Melonjak Tinggi

→  September 26th, 2007  →  Nias in News

Gunungsitoli (SIB)
Direktur PT Selatan Jaya, Effendi mengatakan, akibat gempa bumi yang terjadi belakangan ini di Bengkulu dan Padang membuat kapal takut bersandar di dermaga dan banyak kapal digunakan untuk pengangkutan bantuan kepada korban bencana sehingga pengangkutan semen di Nias Selatan mengalami kesulitan.

Comments Off

Jelang Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Di Nias Melonjak

→  September 11th, 2007  →  Nias in News

Harga Kebutuhan Pokok Di Nias Melonjak
Gunungsitoli, WASPADA Online – Senin, 10 September 2007 01:00 WIB
Menjelang datangnya bulan Ramadhan 1428 H yang tinggal beberapa hari lagi, harga sejumlah kebutuhan pokok pada beberapa pasar di Kota Gunungsitoli beranjak naik. Bahkan untuk bahan pembuatan khususnya kue seperti tepung terigu, mentega dan telur ayam melonjak tajam. Kenaikan [...]

Comments Off

Nelayan Nias Jual Tangkapan Ikan di Laut

→  April 20th, 2007  →  Nias in News

19/04/07 17:17
Medan (ANTARA News) – Nelayan di Pulau Nias dan Pulau Telo, Sumatera Utara (Sumut), masih menjual hasil tangkapannya di tengah laut kepada kapal asing, sehingga pemerintah daerah dan negara kehilangan pendapatan, kata Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumut, Yosep Siswanto.

Comments Off