Awal Ramadhan 1430 H Jatuh Pada 22 Agustus 2009

August 21st, 2009 · 7:16 am @ YPMN  - 

Pemerintah Republik Indonesia melalui Departemen Agama (Depag) menetapkan 1 Ramadhan 1430 H bertepatan pada tanggal 22 Agustus 2009. Hal tersebut ditetapkan dalam sidang itsbat di Depag yang dipimpin langsung oleh Menteri Agama, Maftuh Basyuni, yang diikuti oleh perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), perwakilan beberapa ormas Islam seperti Muhammadiyah, Nahdhatul Ulama (NU), dan lainnya. Terlihat pula Menkominfo M Nuh mengikuti sidang.

Sebelum sidang, Depag melakukan pemantauan posisi bulan di 9 titik pada hari Kamis petang (20/8/2009) untuk metode rukyatul hilal (melihat bulan). Kesembilan titik tersebut terletak di Pantai Longa Aceh, Bosca Bandung, Pelabuhan ratu, Sukabumi, Gresik, Lamongan Jatim, Semarang, Kupang, Ternate, dan Makassar.
Dari hasil pengamatan tersebut, hilal belum tampak. Karena itu, awal Ramadan ditetapkan pada Sabtu, 22 Agustus 2009.

“Karena hilal tidak tampak, maka besok tidak ditetapkan sebagai awal Ramadhan,” kata Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni saat memimpin sidang itsbat penetapan awal Ramadan 1430 H di kantor Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,Kamis (20/8/2009). Sebelumnya PP Muhammadiyah telah lebih dahulu menetapkan bahwa awal Ramadhan jatuh pada Sabtu, 22 Agustus. Muhammadiyah menetapkan dengan hisab. Ormas ini juga telah menetapkan bahwa Idul Fitri jatuh pada 20 September 2009.

Penetapan pemerintah atas awal Ramadhan tersebut kemudian mendapatkan tanggapan dari ormas-ormas Islam. Kendati hilal tak tampak, Menag tidak langsung menetapkan awal Ramadhan. Ia lebih dahulu meminta tanggapan dari ormas-ormas Islam, didahului oleh wakil Nahdlatul Ulama (NU), dilanjutkan Persis, dan lalu PUI. Ormas-ormas meminta Menag untuk langsung menetapkan 22 Agustus sebagai awal Ramadhan.
Dengan demikian, secara umum masyarakat akan memulai Ramadhan tahun ini bersama-sama. (dtc/RoL/depag/hdn)

Muhammadiyah Optimis Lebaran ‘Bareng’ 20 September

Sementara itu detik.com mengangkat berita tentang Pengurus Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) yang mengungkapkan optimismenya menyambut Hari Raya Idul Fitri 1430 H bersama dengan ketetapan Departemen Agama. Dasar perhitungan Muhammadiyah memiliki beberapa kesamaan dengan metode yang diterapkan Depag.

“Saya yakin lebaran juga akan bareng. Insya Allah awal Ramadan dan 1 Syawal sama, saya optimis,” ujar Wakil Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Abdul Fatah Wibisono, seusai sidang itsbat di Departemen Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/8/2009).

Abdul Fatah kemudian mengungkapkan dasar perhitungan hilal yang diterapkan Muhammadiyah untuk mengetahui jatuhnya Hari Raya Idul Fitri. Menurutnya pada saat 20 September 2009 hilal sudah di atas ufuk pada saat matahari terbenam.

“Nanti tanggal 29 Ramadan saat matahari terbenam hilal itu sudah diatas ufuk dalam ketinggian 5 derajad,” bebernya.

Menteri Agama (Menag) Maftuh Basyuni malam ini menetapkan Sabtu (22/8/2009) sebagai awal Ramadan saat memimpin sidang itsbat penetapan awal Ramadan 1430 H di kantor Depag, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat,Kamis (20/8/200).
(van/mad)

Sumber:
- dakwatuna.com ! 20/8/2009 | 28 Sya’ban 1430 H
- detik.com | Kamis, 20/08/2009 21:08 WIB

Tags: ,

4 Komentar → “Awal Ramadhan 1430 H Jatuh Pada 22 Agustus 2009”


  1. Muhamad Ilyas Hamid

    11 bulans lalu

    Assalamu’alaikum Wr.Wb,………………Semoga Umat Islam di Indonesia Mau duduk bareng di suatu ruangan untuk membahas masalah jatuhnya 1 Ramadhan 1430 H, dan Alhamdulillah dengan terjadinya Duduk bersama tersebut maka satu Ramadhan di tetapkan pada tgl 22 Agustus 2009 dari semua kalangan baik Muhamadiyah, Persis, NU, dan dari Ormas2 ISLAM lainnya…….kami sebagai UMAT jadi tidak bingung, HIDUP ISLAM ( apapun bentuk nya permasalahan kalau kita mau Musyawarah utk mencari mufakat, solusi, jalan keluar, INSYA ALLAH, ALLAH SWT akan memberikan nya JALAN………………Wassalam


  2. Aep SAR

    11 bulans lalu

    Awal Ramadhan tahun ini sama mulainya bukan karena semua organisasi menyepakati kriteria penetapan awal Ramadhan. Akan tetapi posisi hilal memang dari semua kriteria yang diyakini masing-masing ormas tidak mendukung awal Ramadhan jatuh pada hari Jumat 20/8/09. PR kedepan mungkinkah semua ormas menyepakati satu kriteria yang sama untuk penetapan awal/akhir bulan? Saya kira pertanyaan tersebut akan mirip dengan pertanyaan “Mungkinkah semua umat Islam Indonesia Qunut Subuh? Atau semua menyepakati tidak Qunut subuh?” Artinya kembali kepada pemahaman masing-masing terhadap hadist Nabi, dalam menetapkan suatu hukum.


  3. Tommy Bahama

    11 bulans lalu

    Assalamu'alaikum Wr.Wb,………………Semoga Umat Islam di Indonesia Mau duduk bareng di suatu ruangan untuk membahas masalah jatuhnya 1 Ramadhan 1430 H, dan Alhamdulillah dengan terjadinya Duduk bersama tersebut maka satu Ramadhan di tetapkan pada tgl 22 Agustus 2009 dari semua kalangan baik Muhamadiyah, Persis, NU, dan dari Ormas2 ISLAM lainnya…….kami sebagai UMAT jadi tidak bingung, HIDUP ISLAM ( apapun bentuk nya permasalahan kalau kita mau Musyawarah utk mencari mufakat, solusi, jalan keluar, INSYA ALLAH, ALLAH SWT akan memberikan nya JALAN………………Wassalam;. All the best!!


  4. NARDY

    10 bulans lalu

    assalamu’alaikum,
    Saya adalah termasuk muslim yang sangat dangkal pemahaman agamanya. Namun kiranya dalam menentukan 1 Ramadhan maupun 1 syawal, terlebih bagi para pemimpin dan yang terkait didalamnya agar tidak menjadikan perbedaan sebagai hal yang menjadikan permusuhan… Heran saya sebagai orang awam, mengapa penentuan gerhana bulan atau matahari saja dapat dideteksi dengan akurat, sementara penentuan awal bulan kok masih bermasalah. bukankah teknologi yang ada saat ini belum mampu untuk menjawab semua itu. Wassalam