Gelombang Besar Ancam Pelayaran Sibolga-Nias, Ratusan Penumpang Terlantar

October 24th, 2007 · 9:57 am @ aljeffry  - 

Sibolga, WASPADA Online

Hujan, badai dan gelombang besar yang melanda perairan pantai Barat Sumatera Utara sepekan terakhir mengancam jalur pelayaran Sibolga-Nias.
Akibat cuaca tidak mengizinkan itu, kapal-kapal penumpang yang melayani pelayaran Sibolga-Nias dan daerah-daerah terdekat tidak berangkat, mengakibatkan ratusan penumpang terlantar di Pelabuhan Samudra Sibolga.

Penumpang Nias Terlantar

 Waspada/Zulfan Nasution
Badai: Kapal cepat Ocean Mikonata yang telah berangkat menuju Nias terlihat menurunkan penumpang karena harus kembali ke pelabuhan Sibolga setelah tidak mampu menembus badai dan gelombang besar, Selasa (23/10).


“Kami sudah dua hari di sini pak, mau ke Nias. Namun sudah dua kali kapal berangkat ke Nias terpaksa kembali karena gelombang cukup tinggi, padahal kami harus cepat berada di Nias karena istri meninggal dunia,” kata seorang penumpang bermarga Gulo kepada Waspada di pelabuhan Sibolga, Selasa (23/10).

Hal senada dikatakan F. Teulambanua, warga Gomo yang juga mengalami nasib sama dengan penumpang lainnya. Namun nasib Teulambanua lebih tragis karena sudah kehabisan uang, sementara kapal belum ada yang berani berlayar sebab cuaca buruk. “Kalau hari ini kapal tidak berangkat juga tidak tahu lagi saya. Saya kehabisan dana sebab dua hari di pelabuhan Sibolga ini,” kata Teulambanua.

Pantauan Waspada di pelabuhan Sibolga saat ini puluhan kapal, baik itu kapal barang maupun penumpang terpaksa tertambat menunggu cuaca baik. Bahkan para penumpang kemarin sore dipantau Waspada terlihat menyebar di beberapa emperan kantor yang ada di sana serta kantin.

Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Sibolga saat dikonfirmasi melalui petugas GAMAT (Penjagaan dan Penyelamatan) B. Hutabarat membenarkan, akibat cuaca buruk yang melanda pantai barat Sumut sangat mengganggu pelayaran Sibolga-Nias. Dijelaskan, sejumlah kapal penumpang jurusan Sibolga Nias terpaksa mengurungkan niat berlayar karena jalur pelayaran Sibolga-Nias dilanda hujan, badai dan gelombang besar mencapai 3 sampai 4 meter.

“Data yang ada, Senin (22/10) tiga kapal penumpang masing-masing KMP Barau, KMP Tanjung Burang, KM Sumber Jaya III dan kapal Cargo LTC mengangkut 785 penumpang yang berangkat pukul 20.00 menuju Nias sampai ke Pulau Mursala akhirnya kembali ke Sibolga karena tidak mampu menembus gelombang besar dan badai.

Sedangkan Selasa (23/10), kapal Ocean Mikonata yang berangkat tadi pagi pukul 09.00 menuju Nias juga terpaksa kembali ke Sibolga karena gelombang besar dan tidak bisa dilalui,” kata B. Hutabarat.
Saat ditanya sampai berapa lama cuaca ini akan membaik sehingga jalur pelayaran Sibolga Nias pulih, Hutabarat tidak mengetahui karena cuaca sulit diprediksi dan pihaknya belum mendapat informasi dari BMG (Badan Meterologi dan Geofisika).

Waspada
Kepala Bidang Datif (Data dan Informasi) BMG Sumatera Utara Ridwar saat dikonfirmasi melalui ponselnya, membenarkan gelombang besar dan badai saat ini melanda Pantai Barat terlebih Nias hingga Aceh. “Kita harapkan untuk jalur pelayaran ke Nias hingga Aceh agar waspada. Selain itu bulan ini curah hujan juga cukup tinggi dan diharap masyarakat mewaspadai terjadinya banjir.” (c09)(wns)

Tags:

Komentar ditutup.