Harga Bahan Bangunan dan Sembako di Nias Selatan Melonjak Tinggi

September 26th, 2007 · 8:57 am @ aljeffry  - 

Gunungsitoli (SIB)

Direktur PT Selatan Jaya, Effendi mengatakan, akibat gempa bumi yang terjadi belakangan ini di Bengkulu dan Padang membuat kapal takut bersandar di dermaga dan banyak kapal digunakan untuk pengangkutan bantuan kepada korban bencana sehingga pengangkutan semen di Nias Selatan mengalami kesulitan.

Selain itu dermaga Teluk dalam sedang dalam pembangunan sehingga bongkar muat barang dari kapal terganggu dan terpaksa dilakukan pada malam hari membuat biaya bongkar muat dua kali lipat dari siang hari, yang mengakibatkan harga semen bertamba mahal, termasuk harga sembako dan bahan kebutuhan lainnya.

Untuk itu Effendi alias Ama Imelda, berharap menjelang Hari Raya Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru 2008 kiranya pemerintah dan BRR membuat dermaga darurat agar pembongkaran barang tidak terganggu.

Menurut Effendi, kapal dari Padang tidak mau berlabuh di Pelabuhan Telukdalam karena pembongkaran semen memakan waktu 2 sampai 3 minggu sehingga kapal tersebut mengalami kerugian. Untuk kelancaran pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Nias Selatan serta mengantisipasi lonjakan harga harus ada dermaga darurat di pelabuhan Nias Selatan.

Hal itu dikemukakan kepada SIB, Sabtu (22/9) ketika dikonfirmasikan kepadanya tentang kendala yang dialami di antaranya semen mengalami kelangkaan di Nias Selatan.
Dikatakan pihaknya telah menerima surat dari Bupati Nias Selatan untuk melaksanakan pertemuan Senin (24/9) membicarakan semen yang selalu tersendat. “Kami akan kemukakan penyebab ketidak adaan semen ini. Kapal yang dari Padang khususnya hanya membawa semen, besi dan bahan-bahan bangunan lainnya sedangkan untuk sembako biasanya kapal dari Sibolga yang kapasitasnya kecil”, sebutnya. (T15/j)

Tags: ,

Komentar ditutup.