Dewan Masjid Indonesia dukung APMN
Dewan Masjid Indonesia dukung APMN
APMN dan Tarmizi Taher

Rombongan APMN (Ali Yusri Ibrahim, Farid Nuh, M Yusuf Sisus) dan KH DR Tarmizi Taher (duduk)

KH DR Tarmizi Taher, Ketua Dewan Masjid Indonesia mendukung kegiatan APMN (Al Azhar Peduli Muslim Nias) untuk penggalangan dana untuk pembangunan kembali Masjid Raya Al-Furqan Kota Gunung Sitoli Nias yang rusak akibat gempa 28 Maret 2005.

Lanjut…

Perjuangan Muslim Nias
Perjuangan Muslim Nias
Landmark Islam di Nias

Landmark Islam di Nias

Ummat Islam di Nias sedang berjuang,
Mengatasi cobaan malang melintang.
Mereka ingin maju, tetapi ekonominya tak menentu
Mereka ingin menjadi muslim sejati,
tetapi guru dan da’i sulit dicari.
Mereka ingin ibadah dengan sungguh,
tetapi mesjid dan mushalla telah runtuh
Wahai saudara-saudara seiman!
Lanjut…

Islam di Nias Terpinggirkan
Islam di Nias Terpinggirkan

“Kasihan saudara kita yang beragama Islam. Mereka termarjinalkan. Bantuan lebih banyak ke penduduk yang beragama mayoritas. Ini bukan persoalan pembedaan. Wajar jika bantuan ke penduduk agama mayoritas lebih banyak. Kalau ada saudara Islam ingin membantu saudaranya yang Islam di Nias, itu wajar,” kata Edi Lase.

Lanjut…

Demikian kutipan berita di Harian PIKIRAN RAKYAT Tgl 30 Juni 2006 lalu, tiga bulan pasca gempa dahsyat Maret 2006 lalu. Dalam berita tersebut juga disebutkan: “…Harapan agar masjid dan gedung madrasah segera mendapat bantuan juga disuarakan oleh Edi Lase, orang BRR yang bukan beragama Islam. Meski menganut agama Protestan, ia sangat prihatin atas minimnya bantuan yang disalurkan terhadap penduduk Islam.”

Jika saduara kita yang Non Muslim saja prihatin, apakah kita sesama Muslim tidak mau peduli dengan nasib saudara-saudara kita yang ada di NIAS…? Bukankan : “Sesama Muslim Itu Bersaudara”…? Akankan kita biarkan Masa Depan Islam di Nias suram karena ketidak pedulian kita…?

Pernah ada yang mengungkapkan ( tapi mungkin ini agak berlebihan) bahwa Nasib Muslim di Nias hampir serupa tapi tidak sama dengan saudara-saudara kita yang di Palestina: TER-MARJINALKAN di Negerinya sendiri, padahal mayoritas penduduk Negaranya adalah MUSLIM.>br/>

Belumkah Pintu Hati Kita Terketuk Jua…?

Haruskah Kita Menunggu Peringatan dari ALLAH yang Lebih Dahsyat Lagi ?

Mari Saudaraku, Bukalah Pintu Hati Anda, Ulurkan Tangan Anda Untuk Saudara-saudara Kita di Nias.…!!!